Proses Terbentuknya Mutiara

Proses Terbentuknya Mutiara


Merujuk pada KBBI, mutiara adalah permata berbentuk bulat dan keras, berasal dari kulit kerang mutiara, terbentuk karena ada benda atau pasir yang masuk ke dalam tubuh kerang itu kemudian diselubungi oleh kulit ari.


Mutiara menjadi perhiasan yang banyak disukai orang karena selain memiliki kilau yang indah, ia memiliki keunikan tersendiri dibanding perhiasan lainnya.


Dikatakan unik karena mutiara merupakan permata (batu berharga) yang berasal dari makhluk hidup, jadi tidak seperti permata-permata yang lain.


Proses Terbentuknya Mutiara secara Alami


Mutiara berasal dari makhluk hidup yang bernama kerang/tiram mutiara, dimana proses terbentuknya bermula saat kerang membuka cangkangnya untuk mencari makan.


Kerang mutiara umumnya hidup pada zona terumbu karang dan dasar perairan berpasir.


Saat mencari makan, ia akan membuka cangkangnya kemudian menyedot air dan menyaring fitoplankton untuk dimakan. Setelah itu ia akan mengeluarkan kembali air yang telah disedot masuk ke dalam cangkangnya.


Fitoplankton adalah tumbuhan mikroskopis yang hidup melayang atau mengapung di air dan memiliki gerak yang terbatas.


Saat kerang mencari makan itulah bisa saja ada benda asing ikut masuk ke dalam cangkangnya, seperti batu atau pasir misalnya.


Benda asing itu dapat melukai hingga menyebabkan rasa sakit pada tubuh kerang yang tentu saja susah untuk dikeluarkan, sehingga benda asing tersebut akan dianggap sebagai ancaman oleh si kerang.


Nah untuk melindungi tubuh si kerang, benda asing itu akan dibungkus atau diselubungi menggunakan nacre.


Nacre merupakan bahan mineral yang dihasilkan oleh kerang, berfungsi sebagai pelindung tubuh.


Nacre inilah yang dijuluki sebagai "mother of pearls", jika dalam bahasa Indonesia berarti ibu mutiara.


Nacre akan terus menyelimuti benda asing itu. Seiring berjalannya waktu, lapisan akan semakin tebal, halus, hingga memisah dari bagian tubuh kerang dan mutiara pun semakin terbentuk.


Proses Terbentuknya Mutiara secara Buatan


Dahulu orang-orang mencari kerang sebanyak-banyaknya, kemudian membuka cangkangnya satu per satu untuk menemukan mutiara di dalamnya.


Namun tidak semua kerang menghasilkan mutiara secara alami, bahkan mungkin sangat jarang sekali. Maka agar mendapatkan mutiara lebih mudah dan dalam jumlah yang lebih banyak, dilakukannya budidaya mutiara.


Seperti kita ketahui, ada mutiara air asin (laut) dan air tawar. Maka budidaya pun dapat dilakukan di laut dan di perairan tawar.


Namun ada perbedaan mutiara laut dan air tawar loh.


Dalam budidaya mutiara itu, jenis kerang/tiram mutiara yang digunakan juga berbeda antara air asin dan air tawar.


Secara kualitas, mutiara laut lebih unggul ketimbang air tawar. Maka tak heran jika mutiara laut harganya lebih mahal ketimbang air tawar.


Untuk proses terbentuknya mutiara, pada intinya sama saja antara yang alami dan buatan. Intinya adanya benda asing yang masuk ke dalam tubuh kerang, kemudian kerang akan membungkusnya benda asing itu menggunakan nacre hingga lambat laun menjadi mutiara.


Pada proses terbentuknya mutiara buatan, ada tahapan dimana dalam proses itu campur tangan manusia ikut andil di dalamnya.


Cangkang kerang sengaja dibuka, kemudian ditanamkan bola nukleus pada kelenjar gonad tubuh kerang.


Nukleus biasanya terbuat dari plastik atau cangkang kerang.


Kerang yang ditanami nukleus adalah kerang yang sehat, berumur 1,5 - 2 tahun, dan minimal memiliki size 12 cm.


Sebelum dibuka cangkangnya, kerang akan dipuasakan lebih dulu. Hal ini bertujuan untuk memudahkan ketika membuka cangkangnya. Sebelum dipuasakan, kondisi kerang dipastikan dalam keadaan bersih.


Perlu dilakukan secara hati-hati saat membuka dan melebarkan bukaan cangkangnya, karena jika terlalu lebar bisa saja malah membunuh si kerang.


Selain nukleus, dimasukkan juga jaringan mantel yang berasal dari kerang lain. Pendonoran mantel ini bertujuan untuk memastikan adanya jaringan nacre, selain itu juga untuk memicu produksi nacre dalam tubuh kerang.


Jaringan mantel yang didonorkan dapat diambilkan dari tiram yang telah mati, umumnya satu kerang yang telah mati dapat menghasilkan mantel untuk ditanamkan pada 15 kerang.


Setelah proses penanam nukleus dan mantel selesai, penahan bukaan cangkang dilepas dan kerang dikembalikan ke air.


Itulah proses terbentuknya mutiara pada kerang/tiram mutiara baik secara alami maupun buatan.


Mutiara asli tentu berkualitas dan memakai perhiasan mutiara yang asli tentu dapat menambah rasa percaya diri ketimbang memakai mutiara palsu.


Maka jangan sampai tertipu, ada Tips Cara Mengetahui Mutiara Asli dan Palsu loh.


Semoga bermanfaat...


Sumber:

https://kkp.go.id/an-component/media/upload-gambar-pendukung/DitJaskel/publikasi-materi-2/produk-teknologi/Materi%201.%20Teknologi%20Pembenihan%20dan%20Penyuntikan%20Tiram%20Mutiara.pdf

https://mediaindonesia.com/weekend/130523/dari-luka-menjadi-mutiara

https://www.liputan6.com/global/read/2421910/mutiara-muncul-dari-mulut-kerang-ini-prosesnya

https://bobo.grid.id/read/08675221/mutiara-indah-dari-tubuh-si-kerang?page=all

Baca juga:
Buka Komentar