Alasan Mengapa Mutiara Tidak Bisa Dijual Kembali ke Toko Mutiara

Alasan Mengapa Mutiara Tidak Bisa Dijual Kembali ke Toko Mutiara

Alasan Mengapa Mutiara Tidak Bisa Dijual Kembali ke Toko Mutiara

Mutiara merupakan permata yang berasal dari makhluk hidup. Sebagai perhiasan, ia banyak disukai utamanya oleh kaum hawa.


Memakai mutiara asli tentu dapat menambah kepercayaan diri, juga akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemakainya.


Sebagai autentikasi keaslian mutiara, penjual biasanya akan menyertakan sertifikat sebagai bukti autentik atas keaslian mutiara yang dijualnya.


Terkait dengan sertifikat ini, beberapa penjual/toko mungkin tidak secara otomatis menyertakannya dalam penjualan mutiara.


Penjual mungkin akan menawarkan kepada pembeli, apakah mutiara yang dibeli akan disertai dengan sertifikat atau tidak.


Jika ingin disertai sertifikat, biasanya ada tambahan biaya yang harus dibayarkan oleh pembeli.


Setiap penjual mungkin memiliki ketentuan berbeda tentang penyertaan sertifikat sebagai autentikasi keaslian mutiara.


Beberapa pembeli mungkin ingin disertai sertifikat namun sebagian yang lainnya bisa saja tidak menginginkannya. Maka dengan demikian mutiara yang asli bisa saja ada yang bersertifikat, ada juga yang tanpa sertifikat.


Dipasaran ada juga mutiara palsu loh…


Jangan sampai tertipu, karena banyak cara untuk mengetahui mutiara asli dan palsu.


Perlu diketahui juga, mutiara yang telah dibeli walau disertai sertifikat tidak lantas dapat dijual kembali pada penjual/toko dimana mutiara itu dibeli loh.


Bisa saja penjual/toko perhiasan mutiara hanya melayani penjualan bukan pembelian kembali mutiara yang telah dijualnya, artinya penjual tersebut tidak melayani pembelian mutiara yang telah dibeli oleh konsumen.


Setiap penjual mungkin saja memiliki kebijakan berbeda dalam jual beli mutiara.


Lalu, mengapa mutiara yang bersertifikat tidak bisa dijual kembali pada toko/penjual dimana mutiara itu dibeli?


Berikut alasan mengapa penjual tidak mau membeli kembali mutiara yang telah dijualnya, sekalipun mutiara bersertifikat.


Mutiara bukan barang investasi tetapi termasuk kategori barang konsumsi yang bersifat hobi atau koleksi.


Mutiara merupakan permata atau batu berharga, bukanlah logam mulia yang dapat dikategorikan sebagai barang investasi. Mutiara termasuk kategori barang konsumsi yang kepemilikannya bersifat hobi atau koleksi.


Jadi mutiara itu tidak seperti emas yang dapat dijadikan sebagai investasi, tetapi termasuk dalam kategori barang koleksi atau kepemilikannya bersifat hobi.


Seperti halnya ketika anda membeli barang-barang konsumsi seperti pakaian, sepatu, sandal, tas, jam tangan, atau barang-barang lainnya yang bersifat hobi atau koleksi.


Umumnya anda tidak dapat menjualnya kembali pada toko dimana barang-barang itu dibeli bukan?


Kira-kira seperti itu…


Jadi ketika anda membeli mutiara, mungkin anda tidak dapat menjualnya kembali pada toko/penjual dimana mutiara itu dibeli.


Lantas jika ingin menjual mutiara, dijual kemana?


Silakan jual pada penjual/toko yang mau membeli mutiara dari konsumen atau jual saja kepada orang lain, seperti saudara, teman, tetangga, dan sebagainnya.


Dengan adanya sertifikat sebagai bukti autentik atas keaslian mutiara, tentu dapat menjadi media untuk meyakinkan calon pembeli bahwa mutiara yang anda jual benar-benar asli.


Semoga bermanfaat…


Sumber:

http://www.ranamutiaralombok.com/news/50/mutiara-laut-tidak-bisa-dijual-kembali

Baca juga:
Buka Komentar